Desa wisata menjadi destinasi wisata yang sangat populer di kabupaten Gunung Kidul, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa wisata yang berada di Gunung kidul sangat mengutamakan pelestarian lingkungan dan sikap cinta terhadap alam yang akan ditularkan kepada para wisatawan yang berkunjung. Selain untuk berlibur, para wisatawan pun bisa mendapatkan beragam pengalaman menarik saat mengunjungi desa wisata dengan cara melakukan aktifitas wisata beredukasi, yaitu berbaur dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat setempat untuk mempelajari kehidupan pedesaan dalam bidang pertanian dan peternakan hingga mempelajari budaya, kesenian, dan adat istiadat daerah setempat. Keramah tamahan masyarakat yang berada di desa wisata, membuat para pengunjung merasa nyaman dan betah untuk melakukan berbagai aktifitas yang ditawarkan serta mengunjungi destinasi utama yang dimiliki masing-masing desa wisata. Semua hal tersebutlah yang membuat desa wisata menjadi penggerak kemajuan sektor pariwisata yang bernilai positif bagi kabupaten Gunung Kidul dan khususnya provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai daerah tujuan wisata.
Dari sekian banyak desa wisata yang berada di Gunung Kidul, terdapat beberapa desa wisata yang memiliki destinasi incaran para wisatawan lokal maupun mancanegara untuk dikunjungi. Beberapa destinasi wisata tersebut memiliki keunikan tersendiri untuk memberikan pengalaman indah saat berwisata bagi para pengunjungnya, diantaranya adalah Gunung Api Purba dan Embung Nglanggeran yang berada di desa wisata Nglanggeran, air terjun Sri Gethuk dan gua Rancang Kencono yang berada di desa wisata Bleberan, gua Pindul, kali Oyo, dan situs purbakala Sokoliman yang berada di desa wisata Bejiharjo, waduk Beton Indah yang berada di desa wisata Umbulrejo, serta pantai Baron dan pantai Kukup yang berada di desa wisata Kemadang. Dengan akses yang tidak buruk ditambah titik lokasi yang telah tercantum di online maps, membuat destinasi-destinasi wisata tersebut mudah untuk ditemui.

Gunung Api Purba
Gunung Api Purba Nglanggeran adalah ikon dari desa wisata Nglanggeran yang terdapat di desa Nglanggeran, kecamatan Patuk, kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Gunung yang pernah menjadi gunung berapi aktif sekitar 60 sampai 70 juta tahun lalu ini memiliki puncak tertinggi yang disebut Puncak Gunung Gedhe dengan ketinggian sekitar 700mdpl.

Gunung Api Purba
Image by Fadhil Hs.

Lama waktu perjalanan yang dibutuhkan untuk dapat sampai di puncak Gunung Api Purba sekitar 50 sampai 60 menit pendakian yang dimulai dari gerbang masuknya. Selama melakukan pendakian hingga ke puncak, kita dapat terhibur dengan beberapa tulisan penyemangat di beberapa titik penunjuk arah ditambah keberadaan satwa kera ekor panjang yang kemunculannya dapat kita lihat dari jarak dekat. Setibanya dii bagian puncak, kita dapat menyaksikan kemegahan bongkahan batuan andesit dengan latar belakangan berbagai pemandangan langit tergantung dari waktu saat kita sampai di bagian puncak. Kita dapat menyaksikan indahnya taburan bintang langit malam yang cerah serta eksotisnya cahaya matahari terbenam dan kehangatan dari matahari terbit yang menjadi tujuan paling favorit para pendaki.

Embung Nglanggeran
Pada 19 Februari 2013, Embung Nglanggeran diresmikan oleh Gubernur D. I. Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan menjadi embung pertama yang berada di provinsi tersebut. Embung ini memiliki luas 0,34 Ha dan berada di ketinggian 495 mdpl. Di saat musim kemarau tiba, air yang tertampung pada embung ini menjadi sumber air cadangan untuk menyirami perkebunan buah Durian berjenis Montong dan buah kelengkeng berjenis Kane yang berada di desa Nglanggeran. Embung ini terlihat sangat menawan dengan pemandangan hamparan pepohonan ke arah manapun mata kita memandang dan juga tebing-tibing yang menjulang tinggi dari gunung Api Purba.

Embung Nglanggeran
Image by Fadhil Hs.

Satu jam sebelum matahari terbenam menjadi waktu dimana keberadaan pengunjung semakin meningkat dikarenakan embung ini menjadi lokasi yang sangat tepat menyaksikan keindahan dan kehangatan dari sinar mentari senja. Para pengunjung dapat duduk di gazebo yang telah disediakan di pinggiran embung ataupun di atas pohon yang memiliki alas papan yang dikhususkan menjadi tempat duduk bagi para pengunjung. Dataran yang lebih tinggi di sebelah timur embung adalah lokasi dari pohon-pohon tersebut. Dari atas sini, adalah posisi terbaik jika ingin menyaksikan sunset dengan tambahan biasan cahaya yang terpantul pada permukaan air embung.

Gua Rancang Kencono

Gua Rancang Kencono
Image by Fadhil Hs.

Kita dapat menemukan gua Rancang Kencono setelah melewati pintu masuk kawasan wisata air terjun Sri Gethuk. Keunikan dari gua ini terdapat pada keberadaan pohon Klumpit (Terminal Edulis) berukuran besar yang tumbuh dari dalam gua hingga melewati mulut gua. Gua ini memiliki tiga ruangan, berupa satu ruangan aula besar setelah memasuki mulut gua, dan dua ruangan kecil yang terdapat di bagian dalam setelah melalui ruang aula besar. Gua ini pun memiliki nilai sejarah. Gua ini dinakaman karena pada zaman penjajahan digunakan sebagai lokasi penyusunan strategi oleh Laskar Mataram untuk mengusir para penjajah.

Air Terjun Sri Gethuk
Air terjun Sri Gethuk berada di desa wisata Bleberan, kecamatan Playen, kabupaten Gunung Kidul, D. I. Yogyakarta. Setibanya di lokasi wisata air terjun ini, kita akan menyusuri kali Oya menggunakan perahu kecil dengan petugas yang akan mengantarkan kita menuju lokasi air terjun. Jarak yang ditempuh tidaklah jauh, hanya sekita 300 meter dari lokasi penjemputan perahu. Sepanjang perjalanan menuju air terjun, kita akan menyaksikan keindahan kali Oyo dengan airnya yang berwarna hijau bening dan berada di sela tebing perbukitan.

Air Terjun Sri Gethuk
Image by Fadhil Hs.

Air terjun Sri Gethuk akan menyajikan kita 3 aliran air dari 3 mata air berbeda, diantaranya mata air Ngandong, Dong Poh, dan Ngumbul. Kita dapat bermain air untuk merasakan kesegaran air dari ketiga mata air tersebut di bawah air terjun Sri Gethuk. Tapi perlu diingat, kita diharuskan memakai pelampung yang telah disediakan oleh petugas jika ingin bermain air di kedalaman lebih dari 3 meter.

Gua Pindul

Goa Pindul
Image by Fadhil Hs.

Cave tubing adalah cara yang paling tepat untuk menikmati wisata Gua Pindul karena gua ini adala gua bawah tanah dengan aliran sungai di spenajang lorongnya. Kita akan menggunakan pelampung dan ban selama menyusuri gua dengan panjang 350 meter ini, dengan pemandu yang akan menemani dan menjelaskan kepada kita informasi seputar gua pindul. Berbagai macam batu stalagmit dan staligtit baik yang masih aktif ataupun sudah tidak aktif menjadi penghias di sepanjang lorong gua. Seblum keluar dari ujung gua, kita akan menjumpai gua vertikal yang dilalui oleh sinar matahari. Cahaya ini sering disebut cahaya surge yang terdapat di gua Pindul.

Kali Oya
Sesudah melakukan cave tubing di gua Pindul kita dapat melanjutkan menikmati wisata bermain air yang masih berada di desa wisata Bejiharjo, yaitu body rafting kali Oyo. Jarak yang ditempuh selama saat melakukan body rafting di kali Oyo adalah sejauh 1,5 km. Kita akan merasakan sensasi menikmati aura pedesaan selama menyusuri kali ini dan dapat berenang di lokasi air terjun mini yang dimiliki kali Oyo.

Kali Oya
Image by Fadhil Hs.

Situs Purbakala Sokoliman
Setelah puas bermain air, kita dapat singgah untuk menambah wawasan di situs purbakala Sokoliman. Situs ini menampung berbagai benda cagar budaya dari zaman purbakala yang kebanyakan bersifat megalitik dan ditemukan di sekitar daerah Bejiharjo. Berbagai macam menhir, batu batu penyusun kubur batu serta punden yang seblumnya tersebar di daerah Bejiharjo dikumpulkan di lokasi ini agar lebih terawatt dan mendapatkan pengamanan.

Situs Purbakala Sokoliman
Image by Fadhil Hs.

Bendungan Beton Indah
Bendungan Beton Indah adalah sebuah waduk yang terletak di desa wisata Bleberan, kecamatan Ponjong, kabupaten Gunung Kidul. Aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah, dan kenangan adalah adalah poin penting dalam sapta pesona Bendungan Beton Indah. Menikmati kesejukan udara di pagi hari sangat menenangkan di bendungan ini. Berbagai macam kegiatan outbond sering dilakukan baik oleh keluarga, pelajar, ataupun komunitan di area bendungan ini. Selain itu, bendungan ini kerap menjadi lokasi kegiatan memancing yang dilakukan oleh berbagai macam komunitas memancing.

Bendungan Beton Indah
Image by Fadhil Hs.

Pantai Baron

Pantai Baron
Image by Fadhil Hs.


Gunung Kidul Memang terkenal akan keindahan pantai –pantai di sepanjang sisi selatannya. Di desa wisata Kemadang yang terletak di kecamatan Tanjung Sari, kabupaten Gunung kidul terdapat pantai Baron dan Kukup.
Menikmati cerahnya sinar mentari di pantai akan lebih sempurna jika dibarengi menyantap makanan sea food. Di pantai Baron adalah lokasi yang sangat cocok untuk melakukan hal tersebut. Selain karena keindahannya yang dihimpit oleh dua tebing di sisi kiri dan kanannya, pantai Baron juga menjadi lokasi bagi para nelayang untuk memarkirkan kapal hingga menjual hasil tangkapan mereka. Kita pun dapat menyaksikan keindahan dari pantai ini dari ketinggian melalui mercusuar yang berada di pinggir tebing sisi timur dari pantai Baron.

Pantai Kukup
Senja di pantai Kukup menjadi incaran utama para wisatawan yang berkunjung di pantai ini. Kita dapat berjalan untuk menikmati bibir pantai baik di atas hamparan pasir berwarna cokelat maupun di atas laintai karang yang menjorok hingga ke bagian selatan pantai.

Pantai Kukup
Image by Fadhil Hs.

Tinggalkan komentar